5 Tips Memilih Handphone Berkualitas Sesuai Kebutuhan

January 11, 2019 0
Membeli handphone memang sudah menjadi kebutuhan pokok, pasalnya kebutuhan komunikasi secara online dianggap lebih praktis dan murah. Selain membeli baru, banyak juga yang lebih suka membeli smartphone second karena harganya yang lebih murah, terlebih jika kondisinya masih bagus. Entah Anda membelinya second maupun baru, tentu kualitas merupakan prioritas yang tak boleh dikesampingkan. 


Umumnya, handphone yang dibeli oleh pengguna menggunakan OS Android. Ini dikarenakan harganya yang murah, mudah didapat dan layanan purna jual yang tersebar luas. Smartphone ini pun juga sudah mendukung berbagai aplikasi. Jadi meskipun harganya “miring” masih bisa mengakomodir semua kegiatan. Namun masalahnya, banyak yang belum sadar bagaimana cara memilih smartphone berkualitas, akhirnya, setelah membeli menyesal dan menjualnya kembali.

Memilih smartphone sesuai kebutuhan tidaklah sembarangan. Anda harus sedikit sedikit mengerti akan sistem dan hardware smartphone. Apa saja tipsnya?

Tips Memilih Handphone Berkualitas
Memilih perangkat yang terbaik bagi Anda sebenarnya tidak terlalu susah, karena patokan yang penting adalah sesuai dengan kebutuhan Anda. Sehingga setelah membeli tidak akan ada penyesalan, beberapa tips diantaranya.
  1.   Memilih Processor

Hal pertama yang harus dilihat pertama adalah processor, karena ini bagian yang membuat smartphone Anda mampu beroprasi secara kencang. Processor berperan sebagai otak dari smartphone.
Carilah yang minimal dual core, karena aplikasi aplikasi sekarang sudah berat-berat. Jangan lupa memilih cache yang lega. Kecepatan processor minimal 1.5 Ghz keatas sangat direkomendasikan untuk user experience yang lebih baik.
  1.  Memilih RAM

Ram ini merupakan memori jangka pendek dari sebuah smatphone. Ram berfungsi sebagai penyimpanan sementara ketika aplikasi dijalankan. Semakin besar kapasitas RAM, semakin banyak pula kegiatan multi tasking pada sebuah handphone yang bisa dilakukan. Jika kapasitas RAM sedikit, pasti smartphone akan terasa lemot. Pilihlah kapasitas RAM minimal 1 GB dengan frekuensi kecepatan tinggi.
  1.   Memilih GPU

GPU hampir sama seperti processor, namun fungsinya sebagai otak pengolahan grafis. GPU yang mumpuni pasti menghasilkan gambar 2D maupun 3D yang jernih dan tidak lagging. Biasanya GPU ini paling berpengaruh saat Anda bermain game atau film. Oleh karena itu, usahakan memilih GPU dengan merek merek terkenal seperti Nvidia, Andreno dengan kecepatan minimal 1Ghz dan pastikan memilih seri tertinggi.
  1.   Memilih Sistem Operasi

Sistem operasi adalah jembatan antara perangkat keras dengan pengguna. OS inilah yang membuat Anda bisa mengoperasikan smartphone atau komputer di rumah. Oleh karena itu, pilihlah OS yang sesuai kebutuhan dan Anda terbiasa menggunakanya. Jika ada uang lebih, bisa memilih iOS milik Apple.inc. Namun untuk uang pas-pasan, Anda bisa membeli Android dengan versi terbaru, minimal versi Lollipop.
  1.   Memilih Jaringan

Di era digital seperti sekarang ini, komunikasi lebih banyak dilakukan secara online dengan memanfaatkan data internet. Oleh karena itu, penting memilih smartphone dengan konektivitas cepat untuk segala aktivitas sehari-hari. Pilihlah yang sudah mendukung 4G LTE. Hal ini karena dengan teknologi 4G, menonton Youtube lancar, dan pastinya  men-download berbagai konten bisa dilakukan dengan cepat.

Memilih handphone berkualitas tidak terlalu sulit bukan? Anda hanya perlu memperhatikan beberapa perangkat yang sekiranya dapat mempengaruhi kinerja sebuah smartphone yang Anda gunakan. Belilah ditoko resmi yang telah bekerja sama dengan vendor resmi, ini berguna untuk memudahkan klaim garansi ketika produk yang Anda beli bermasalah di tengah masa pemakaian.

Sebelum Ajukan Pinjaman Tunai Cepat Tanpa Survey, Pahami Dulu Risiko Ini

January 11, 2019 0


Melodi Blog - Lagi berpikir untuk mengajukan pinjaman tunai cepat tanpa survey? Kemungkinan, saat ini, kamu sedang berada dalam kondisi darurat yang butuh uang tunai cepat. Kalau enggak, maka sebaiknya, jangan buru-buru untuk mengajukan pinjaman tersebut, apalagi kalau tujuannya untuk kebutuhan konsumtif seperti berbelanja atau liburan.

Sebab, meski terkesan mudah dan menggiurkan, di balik istilah pinjaman tunai cepat tanpa survey, tentunya ada harga yang perlu kamu tanggung. Di antaranya adalah:

Limit atau jumlah pinjaman yang diberikan cenderung kecil

Dengan tidak adanya survey atau jaminan, nggak ada alasan yang kuat bagi lembaga multifinansial penyedia fasilitas pinjaman tunai cepat untuk memberikan kamu limit atau jumlah pinjaman yang besar. Sebab akan berisiko tinggi. Apalagi kalau jumlah penghasilanmu nggak terlalu besar. Ini berlaku utamanya untuk lembaga pinjaman yang konvensional atau offline. Beberapa fintech atau lembaga pinjaman berbasis online juga menerapkan hal serupa, limit pinjaman umumnya hanya berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 2 juta untuk tenor yang sangat pendek: 1 bulan.

Salah satu fintech yang bisa memberikan limit pinjaman maksimal hingga Rp 30 juta adalah Kredivo. Saat mendaftar secara online lewat aplikasi Kredivo, kamu akan diminta mengunggah foto dokumen yang jadi persyaratan seperti KTP, bukti penghasilan berupa slip gaji dan rekening koran, dan bukti tempat tinggal seperti Kartu Keluarga dan STNK. Selanjutnya, teknologi machine learning yang digunakan Kredivo untuk menganalisa profil calon debitur akan menentukan besaran jumlah limit kredit yang bisa kamu dapatkan. Nggak ada jaminan bahwa kamu akan mendapat limit hingga Rp 30 juta, yang pasti, limit yang kamu dapat sudah disesuaikan dengan besaran penghasilan serta gambaran kondisi finansialmu.

Suku bunga tinggi sebagai pengganti cepat dan proses survey

Beberapa lembaga multifinansial konvensional dan juga fintech masih menggunakan sistem tradisional: suku bunga tinggi sebagai pengganti atau jaminan proses pencairan pinjaman yang cepat dan tanpa survey. Nggak tanggung-tanggung, banyak fintech pinjaman tunai online yang bahkan menerapkan suku bunga sebesar 1% per hari atau 30% per bulan. Dengan asumsi limit pinjaman yang diberikan hanya sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta dengan tenor 1 bulan, maka suku bunganya saja sudah sebesar Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu.

Asal bisa pilah-pilih dan nggak asal pilih fintech atau lembaga multifinansial, sekarang masih ada kok yang memberikan suku bunga normal untuk pinjaman tunai. Pakai Kredivo misalnya, suku bunga hanya 2,95% per bulan baik untuk pinjaman tunai ataupun cicilan barang di e-commerce rekanan seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, JD.id, atau Bukalapak. Selain sesuai dengan kebijakan suku bunga acuan yang dikeluarkan Bank Indonesia, suku bunga Kredivo adalah yang paling rendah dibanding semua lembaga pinjaman sejenisnya.

Biaya provisi yang mahal & jarang ada opsi pilih tenor angsuran

Nggak cuma suku bunga yang tinggi, biaya provisi atau biaya admin pinjaman adalah salah satu biaya wajib yang akan dipotong dari dana pinjamanmu. Idealnya, biaya provisi berkisar mulai dari 1,5% hingga 6% dari total pinjaman yang diajukan. Sebelum mengajukan pinjaman tunai cepat tanpa survey, biaya provisi juga jadi salah satu aspek penting yang perlu kamu cermati. Jangan sampai biayanya melebihi 6% sebab artinya ini akan lebih banyak mengurangi dana pinjaman yang akan kamu terima.

Begitu juga dengan masa tenor angsuran. Pinjaman tunai cepat tanpa survey biasanya tidak memberikan banyak pilihan tenor angsuran kepada calon debitur. Pada fintech atau pinjaman online misalnya, tenor angsuran pinjaman yang tersedia rata-rata hanya 14 hari dan maksimal sampai 1 bulan lamanya. Mengingat jenisnya yang ‘cepat dan tanpa survey’, untuk meminimalisir risiko kredit, makin cepat angsuran lunas tentu makin baik untuk keberlangsungan hidup lembaga pinjaman tersebut.

Bisa dibilang, saat ini, untuk pinjaman tunai cepat tanpa survey online, Kredivo adalah salah satu fintech yang memberi opsi tenor angsuran paling panjang, yaitu mulai 30 hari, 3 bulan, dan maksimal sampai 6 bulan. Ada dua jenis pinjaman tunai yang ditawarkan Kredivo: pinjaman mini dan pinjaman jumbo. Untuk pinjaman mini tenor angsurannya maksimal adalah 30 hari dengan jumlah minimal pinjaman Rp 500 ribu. Kalau pinjaman jumbo, jumlah minimal pinjaman yang bisa diajukan adalah Rp 1 juta, dengan pilihan tenor angsuran 3 bulan dan 6 bulan.

Menariknya, dengan Kredivo, jumlah pinjaman tunai maksimal yang bisa kamu ajukan adalah sejumlah limit yang kamu punya di akun Kredivo-mu untuk tenor 6 bulan. Misalnya, limit yang kamu dapat sebagai pengguna Cicilan adalah Rp 20 juta, sementara untuk tenor 6 bulan limit yang tersedia adalah Rp 8 juta. Maka, kamu bisa ajukan pinjaman tunai maksimal hingga Rp 8 juta.

Tertarik pakai Kredivo? Kamu bisa daftar sekarang apabila sudah berusia 18 tahun ke atas, berpenghasilan minimal Rp 3 juta per bulan, dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Palembang, Denpasar, Semarang, atau Medan. Saat mendaftar, pastikan kamu mendaftar untuk kedua opsi kredit: “Bayar dalam 30 Hari” dan “Cicilan”. Sebab, fitur Pinjaman Tunai di aplikasi Kredivo hanya tersedia khusus bagi pengguna Cicilan. Selamat mencoba!  

Pilpres 2019 Pesta Demokrasi Tapi Ancam Kebebasan Berpendapat

January 04, 2019 0



Sebagaimana yang kita ketahui bersama, pada tanggal 17 April 2019, Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi rakyat, yakni berupa Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019, serta Pemilihan Umum anggota legislatif.  Pada tahun 2019 ini, pemilihan presiden dan pemilihan umum dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Indonesia, di mana pada periode-periode sebelumnya, pemilihan presiden dan pemilihan umum dilaksanakan secara terpisah.

Pilpres 2019 dan Pemilu Serentak ini menjadi ajang bagi segenap rakyat Indonesia untuk berdemokrasi menyalurkan pilihannya dalam menentukan pasangan calon presiden dan wakil presiden beserta anggota legislatifnya. Hal ini menunjukkan bahwa demokrasi di Indonesia telah berjalan di mana satu-satunya warga negara berhak menentukan pilihannya dalam pemilihan presiden maupun pemilihan umum.

Namun demikian, benarkah di masa Pilpres 2019 atau pesta demokrasi seperti ini benar-benar telah terwujud demokrasi yang sebenarnya? Jika melihat pada kebebasan berpendapat di kalangan masyarakat Indonesia, nampaknya momen Pilpres 2019 atau tahun politik seperti saat ini justru menjadi ancaman. Berdasarkan data ‘Catatan Akhir Tahun 2018’ yang dikeluarkan oleh Aliansi Jurnalis Independen atau AJI, tahun 2018 telah terjadi setidaknya 64 kasus yang dikategorikan sebagai kekerasan terhadap jurnalis. Kekerasan terhadap jurnalis tersebut di antaranya adalah berupa pengusiran, kekerasan fisik, sampai dengan kasus pemidanaan jurnalis.

Di tahun 2018 silam juga terjadi berbagai penjeratan sejumlah jurnalis dengan Undang Undang Informasi dan Transasksi Elektronik atau ITE karena menyampaikan hasil aspirasinya kepada masyarakat. M. Yusuf merupakan salah satu wartawan yang digugat oleh media massa dan dikriminalisasi dengan UU ITE. Jerat UU ITE Nomor 11 tahun 2008 juga menjerat dua jurnalis, yakni Zakki Amali selaku Pemimpin redaksi serat.id dan Mawa Kresna selaku jurnalis Tirto.id.

Sejumlah pihak seperti Dewan Pers dan Ombudsman RI telah berusaha untuk turut menindaklanjuti kasus penjeratan jurnalis dengan UU ITE. Namun demikian kedua pihak tersebut merupakan lembaga mediator publik yang hanya bisa memberikan rekomendasi dan tidak bisa menjadi penentu sengketa dalam kasus penjeratan sejumlah jurnalis.

Selain itu, berdasarkan penjelasan Ahmad Djauhar sebagai Anggota Dewan Pers, sengketa pers di Indonesia pada lima tahun terakhir mengalami peningkatan. Mayoritas sengketa pers berupa pengaduan masyarakat terhadap pemberitaan. Dalam satu tahun, pengaduan masyarakat terhadap pemberitaan dapat mencapai sekitar 600 aduan. Hal ini tentu berbeda jauh dengan di negara-negara Eropa di mana pengaduan masyarakat dalam setahun umumnya hanya 2 atau 3 pengaduan saja. Adapun pada masa pemilu, pilkada, pilpres, atau pemilu, pengaduan masyarakat bisa mencapai 800-an.

Pada masa Pilpres 2019 mendatang yang akan dihadapi oleh seluruh rakyat Indonesia, kemungkinan besar sengketa pers akan semakin meningkat pesat. Pihak-pihak tertentu akan saling perang melalui media sosial dan kemudian saling menjatuhkan melalui sengketa pers. Berbagai pihak yang juga tidak sependapat dengan aspirasi jurnalis atau masyarakat juga bisa saja mengadukan kepada dewan pers. Yang lebih mengkhawatirkan, seringkali sengketa pers berlanjut sampai ke pengadilan umum. 

Hal ini tentu saja dapat mengakibatkan kerugian yang amat besar pada salah satu pihak. Selain itu, kebebasan berpendapat pun seakan terancam dengan UU ITE yang dapat dengan mudahnya menjerat para jurnalis yang menyampaikan aspirasinya kepada masyarakat. Di era tahun politik seperti Pilpres 2019 ini, diharapkan pers dapat menjadi ajang yang bersih dan sehat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat tanpa ada ancaman dari berbagai pihak dengan sengketa pers yang kemudian berakar pada UU ITE.

MamaSuka : Masak Simple, Cepat dan Lezat!

December 31, 2018 0

Setiap masakan pasti memiliki bumbu sebagai bahan utama yang penting untuk menghasilkan citrasa, aroma dan rasa yang lezat. Bumbu terdiri dari banyak macamnya yang di oleh menjadi satu, saat ini telah hadir banyak bumbu instan yang memudahkan para pecinta masak.

Bumbu MAMASUKA adalah produk aneka bumbu yang higenis dan memiliki rasa yang lezat, bumbu MamaSuka Bumbu Khas Indonesia memiliki banyak macam, antara lain:
1.    Bumbu Rendang merupakan bumbu lengkap untuk masakan Rendang, yang terdiri dari beberapa rempah alami pilihan berbentuk powder. Dipadu sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan masakan rendang yang lezat
2.    Bumbu Ayam Goreng merupakan bumbu lengkap untuk membumbui ayam goreng, yang terdiri dari beberapa rempah alami pilihan berbentuk powder. Dipadu sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan masakan ayam goreng yang lezat
3.    Bumbu Gulai merupakan bumbu lengkap untuk masakan gulai, yang terdiri dari beberapa rempah alami pilihan berbentuk powder. Dipadu sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan masakan gulai yang lezat.
4.    Bumbu Nasi Goreng merupakan bumbu lengkap untuk membuat nasi goreng, yang terdiri dari beberapa rempah alami pilihan berbentuk powder. Dipadu sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan nasi goreng yang lezat.
5.    Bumbu Opor merupakan bumbu lengkap untuk masakan opor, yang terdiri dari beberapa rempah alami pilihan berbentuk powder. Dipadu sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan masakan opor yang lezat.
6.    Bumbu Rawon merupakan bumbu lengkap untuk masakan rawon, yang terdiri dari beberapa rempah alami pilihan berbentuk powder. Dipadu sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan masakan rawon yang lezat.
7.    Bumbu Soto Ayam merupakan bumbu lengkap untuk masakan soto Ayam, yang terdiri dari beberapa rempah alami pilihan berbentuk powder. Dipadu sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan masakan soto ayam yang lezat.
8.    Bumbu Kuah Bakso merupakan bumbu lengkap untuk membuat kuah bakso, yang terdiri dari beberapa bumbu pilihan berbentuk powder. Dipadu sedemikian rupa sehingga akan menghasilkan kuah bakso yang gurih dengan rasa dan aroma daging sapi yang sedap, tanpa harus menambah bumbu lainnya.
9.    Bumbu Lada putih merupakan salah satu bahan bumbu untuk penyedap masakan sangat diminati masyarakat. 

Bumbu MAMASUKA lengkap pilihannya, luar biasa rasanya!

Ibu saya selalu bilang, kalau saya akan selalu kelelahan jika memasak 3x sehari sambil mengurus 3 anak kecil dan tanpa asisten. Tapi bagaimana ya, saya memang selalu menginginkan masakan fresh untuk anak-anak. Kami sekeluarga kurang suka makanan yang di hangatkan, kecuali untuk makanan tertentu.

Tapi, saya tidak terlalu mengalami kesulitan, karena saya menggunakan bumbu masak instant Mamasuka. Memasaknya jadi lebih cepat dengan bumbu khas masakan rumah. Sesibuk-sibuknya saya, selalu mengusahakan memasak cepat. Layanan pesan makanan online memang ada, tapi biasanya jarang yang jual masakan rumah. Dan kadang juga, anak-anak saya gak suka. Yah kan sayang juga, udah beli online pasti lebih mahal, gak dimakan pula sama anak-anak.

Nah, masakan apa yang saya buat dengan Mamasuka? Saya mau review opor ayam favorit keluarga saya. Nanti sekalian saya review bakwan sama nasi goreng ya. Sebenarnya ayam goreng dengan bumbu Mamasuka juga favorit, cuma pas mau foto keburu abis duluan sama anak-anak. Jadi ya udahlah saya review yang tersedia fotonya saja.

Perkenalkan, di bawah ini bumbu instan Mamasuka bumbu khas Indonesia yang ada di rumah saya. Banyak ya macamnya? Tapi ini belum selesai. Sebenarnya masih banyak varian Mamasuka lainnya yang sering saya pakai selain bumbu masak. Ada terasi, mayonaise, dll. Oke, langsung ke review ya.

# Bahan
- ayam
- Bumbu Opor MamaSuka
- Santan

# Cara Memasak
Campurkan ketiga bahan dan rebus hingga matang
Segitu aja? Iya segitu aja. Mau ngapain lagi wong dalam bumbu Mamasuka itu sudah masuk semua bumbu rempahnya.  Lalu kenapa tampilan punya saya agak beda dengan yang di kemasan MamaSuka? Karena sejatinya opor itu memang berwarna putih, tidak seperti Kari yang berwarna kuning kuahnya.
Saya hanya merubah sedikit stepnya. Yaitu saya merebus ayamnya dulu setengah matang hingga keluar kaldu, baru mencampur bahan lainnya. Karena itu kuahnya agak kekuningan, tapi tidak sekuning kari ayam. Saya juga menambahkan sedikit margarin, entah buat apa hehehe.. Tapi feeling saya, terasa lebih wangi dan gurih. Jadilah kuahnya lebih kuning daripada petunjuk kemasannya. 


Jujur saya juga tidak pandai memasak, tapi idealisme saya yang ingin selalu memasak untuk keluarga. Jadi saya pun sebenarnya pernah mencoba memasak opor dengan resep yang ada. Tapi hasilnya tidak seenak dengan Bumbu Mamasuka ini. Yang ada saya malah hanya dapat lelah dan badmood ketika hasilnya gak sesuai harapan. Apalagi, saya cukup males membeli bahan rempah berbagai macam jika memasaknya gak sering-sering.

Review dari Bumbu Opor Mamasuka ini. Saya memilih cara mudah dengan Mamasuka yang penting semua bahan yang saya gunakan fresh, hasilnya enak, dan tentu saja Mamasuka sudah bersertifikat Halal MUI, jadi selain halal juga thoyyib, kandungannya sudah lulus uji BPOM.

Untuk Opor Mamasuka ini saya mendapat pujian dari suami, katanya opornya enak. Jadilah saya seneng stok bumbu ini di rumah. Apalagi, meski tergolong bisa di hangatkan, biasanya saya tidak pernah menghangatkan berkali-kali. Kadang cuma untuk 2x makan siang dan malam, uda ludes habis. Alhamdulillah yah.

Oke, next lanjut ke menu Mamasuka berikutnya. Saya mau review bakwan udang pakai tepung mamasuka bakwan krispi.
# Bahan
  1. Mamasuka Tepung Bakwan Krispi
  2. Udang segar (buang kulitnya, sisakan kulit bagian buntut) 
  3. Sayuran sesuai selera

# Cara memasak
  1. Campurkan tepung dan sayuran dengan air.
  2. Lalu goreng dengan minyak panas dalam kondisi deep fried.
  3. Letakkan Udang di bagian atas bakwan sebelum dicelupkan ke wajan.
  4. Sajikan hangat dengan cocolan mayonaise atau cabe utuh

Segampang itu, bahkan Qori saja yang masih SD bisa membuat adonannya. Tapi, kalau versi saya, saya masih benar-benar selera rumahan ala jaman dulu yang suka bakwan itu empuk dan berisi. Jadi saya sengaja tidak membuatnya krispi dengan memperbanyak tepungnya.

Kalau kalian ingin membuatnya krispi, cukup ikuti petunjuk yang ada di belakang kemasan. Hasilnya akan krenyes-krenyes dan rasa bumbu bakwannya pas. Gak perlu di adjust lagi dengan garam atau yang lain. Etapi, kembali ke selera sih. Kalau menurut saya pribadi, tepung bakwan krispi ini sudah sama dengan rasa di abang gorengan kesukaan saya.
 

Review singkatnya, tepung bakwan ini sangat pas dan praktis untuk membuat adonan. Bisa di buat empuk ataupun krispi seperti pisang goreng, sesuai selera. Rasanya pas tidak perlu di tambah apa-apa lagi dan sangat cocok sebagai salah satu alternatif untuk mengajak anak makan sayur. Bahkan bisa jadi salah satu solusi jika anak sedang mogok makan atau pengen ngemil. Karena sudah ada karbo, sayur dan protein dalam satu makanan.
# Bahan
  1. 3 piring Nasi putih
  2. Mamasuka Nasi Goreng
  3. sayur sawi/pakcoy
  4. lauk sesuai selera (saya biasanya telur ceplok)
  5. 3 sdm minyak goreng

# Cara Memasak
  1. tumis sayur dengan minyak goreng hingga layu.  Jika ada bahan tambahan (telur, sosis, dll) di masukkan juga hingga matang
  2. Masukkan Nasi dan Bumbu masak instan Nasi Goreng Mamasuka
  3. Aduk rata, sajikan hangat dengan lauk dan kerupuk.
Praktis banget untuk sarapan. Karena mau buru-buru harus cepat saji. Anak-anak juga biasanya doyan kalau nasgor untuk menu sarapan.
Review dari Bumbu Nasi Goreng Mamasuka ini, rasanya enak agak mirip sama nasi goreng jawa, dan warnanya menarik. Artinya gak terlalu coklat, ga terlalu muda. Mudah meresap dan di ratakan juga ke nasi. Sebenarnya biasanya satu kemasan untuk 2 piring. Tapi saya menjadikannya 3 piring sesuai kebutuhan orang rumah. Jadi kadang saya tambah sedikit garam untuk penambahan nasi tadi.
Nah itu tadi review saya untuk 3 jenis Mamasuka bumbu instan. Semoga review saya bisa menyemangati para ibu yang kesulitan bagi waktu untuk memasak tapi ingin selalu menyajikan menu masakan rumah.

Bicara soal bumbu instan, apakah tidak baik bagi kesehatan? Dalam komposisi produk Mamasuka selalu memasukkan bahan-bahan alami yang sesuai resep masakan rumah Khas Indonesia. Dengan rempah-rempah komplit dan paduan rasanya enak.

Lalu bagaimana dengan zat kimianya dan Micinnya? Produk Mamasuka sudah mendapatkan sertifikat dari BPOM Indonesia dan sertifikat halal MUI insyaallah bahannya aman dan Halal.
Jika di gunakan berlebihan bisa memicu kebodohan atau penyakit lain? Bukan cuma mamasuka donk, produk apa aja juga kalo kebanyakan itu gak bagus. Hehehe... Gunakan sewajarnya dan ikuti aturan pakainya insyaallah akan baik-baik saja. Semoga artikel ini bermanfaat.

Info Lanjutanm tentang mamasuka :
Facebook : https://www.facebook.com/mamasukaindonesia/