Sebelum Ajukan Pinjaman Tunai Cepat Tanpa Survey, Pahami Dulu Risiko Ini

January 11, 2019


Melodi Blog - Lagi berpikir untuk mengajukan pinjaman tunai cepat tanpa survey? Kemungkinan, saat ini, kamu sedang berada dalam kondisi darurat yang butuh uang tunai cepat. Kalau enggak, maka sebaiknya, jangan buru-buru untuk mengajukan pinjaman tersebut, apalagi kalau tujuannya untuk kebutuhan konsumtif seperti berbelanja atau liburan.

Sebab, meski terkesan mudah dan menggiurkan, di balik istilah pinjaman tunai cepat tanpa survey, tentunya ada harga yang perlu kamu tanggung. Di antaranya adalah:

Limit atau jumlah pinjaman yang diberikan cenderung kecil

Dengan tidak adanya survey atau jaminan, nggak ada alasan yang kuat bagi lembaga multifinansial penyedia fasilitas pinjaman tunai cepat untuk memberikan kamu limit atau jumlah pinjaman yang besar. Sebab akan berisiko tinggi. Apalagi kalau jumlah penghasilanmu nggak terlalu besar. Ini berlaku utamanya untuk lembaga pinjaman yang konvensional atau offline. Beberapa fintech atau lembaga pinjaman berbasis online juga menerapkan hal serupa, limit pinjaman umumnya hanya berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 2 juta untuk tenor yang sangat pendek: 1 bulan.

Salah satu fintech yang bisa memberikan limit pinjaman maksimal hingga Rp 30 juta adalah Kredivo. Saat mendaftar secara online lewat aplikasi Kredivo, kamu akan diminta mengunggah foto dokumen yang jadi persyaratan seperti KTP, bukti penghasilan berupa slip gaji dan rekening koran, dan bukti tempat tinggal seperti Kartu Keluarga dan STNK. Selanjutnya, teknologi machine learning yang digunakan Kredivo untuk menganalisa profil calon debitur akan menentukan besaran jumlah limit kredit yang bisa kamu dapatkan. Nggak ada jaminan bahwa kamu akan mendapat limit hingga Rp 30 juta, yang pasti, limit yang kamu dapat sudah disesuaikan dengan besaran penghasilan serta gambaran kondisi finansialmu.

Suku bunga tinggi sebagai pengganti cepat dan proses survey

Beberapa lembaga multifinansial konvensional dan juga fintech masih menggunakan sistem tradisional: suku bunga tinggi sebagai pengganti atau jaminan proses pencairan pinjaman yang cepat dan tanpa survey. Nggak tanggung-tanggung, banyak fintech pinjaman tunai online yang bahkan menerapkan suku bunga sebesar 1% per hari atau 30% per bulan. Dengan asumsi limit pinjaman yang diberikan hanya sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta dengan tenor 1 bulan, maka suku bunganya saja sudah sebesar Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu.

Asal bisa pilah-pilih dan nggak asal pilih fintech atau lembaga multifinansial, sekarang masih ada kok yang memberikan suku bunga normal untuk pinjaman tunai. Pakai Kredivo misalnya, suku bunga hanya 2,95% per bulan baik untuk pinjaman tunai ataupun cicilan barang di e-commerce rekanan seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, JD.id, atau Bukalapak. Selain sesuai dengan kebijakan suku bunga acuan yang dikeluarkan Bank Indonesia, suku bunga Kredivo adalah yang paling rendah dibanding semua lembaga pinjaman sejenisnya.

Biaya provisi yang mahal & jarang ada opsi pilih tenor angsuran

Nggak cuma suku bunga yang tinggi, biaya provisi atau biaya admin pinjaman adalah salah satu biaya wajib yang akan dipotong dari dana pinjamanmu. Idealnya, biaya provisi berkisar mulai dari 1,5% hingga 6% dari total pinjaman yang diajukan. Sebelum mengajukan pinjaman tunai cepat tanpa survey, biaya provisi juga jadi salah satu aspek penting yang perlu kamu cermati. Jangan sampai biayanya melebihi 6% sebab artinya ini akan lebih banyak mengurangi dana pinjaman yang akan kamu terima.

Begitu juga dengan masa tenor angsuran. Pinjaman tunai cepat tanpa survey biasanya tidak memberikan banyak pilihan tenor angsuran kepada calon debitur. Pada fintech atau pinjaman online misalnya, tenor angsuran pinjaman yang tersedia rata-rata hanya 14 hari dan maksimal sampai 1 bulan lamanya. Mengingat jenisnya yang ‘cepat dan tanpa survey’, untuk meminimalisir risiko kredit, makin cepat angsuran lunas tentu makin baik untuk keberlangsungan hidup lembaga pinjaman tersebut.

Bisa dibilang, saat ini, untuk pinjaman tunai cepat tanpa survey online, Kredivo adalah salah satu fintech yang memberi opsi tenor angsuran paling panjang, yaitu mulai 30 hari, 3 bulan, dan maksimal sampai 6 bulan. Ada dua jenis pinjaman tunai yang ditawarkan Kredivo: pinjaman mini dan pinjaman jumbo. Untuk pinjaman mini tenor angsurannya maksimal adalah 30 hari dengan jumlah minimal pinjaman Rp 500 ribu. Kalau pinjaman jumbo, jumlah minimal pinjaman yang bisa diajukan adalah Rp 1 juta, dengan pilihan tenor angsuran 3 bulan dan 6 bulan.

Menariknya, dengan Kredivo, jumlah pinjaman tunai maksimal yang bisa kamu ajukan adalah sejumlah limit yang kamu punya di akun Kredivo-mu untuk tenor 6 bulan. Misalnya, limit yang kamu dapat sebagai pengguna Cicilan adalah Rp 20 juta, sementara untuk tenor 6 bulan limit yang tersedia adalah Rp 8 juta. Maka, kamu bisa ajukan pinjaman tunai maksimal hingga Rp 8 juta.

Tertarik pakai Kredivo? Kamu bisa daftar sekarang apabila sudah berusia 18 tahun ke atas, berpenghasilan minimal Rp 3 juta per bulan, dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Palembang, Denpasar, Semarang, atau Medan. Saat mendaftar, pastikan kamu mendaftar untuk kedua opsi kredit: “Bayar dalam 30 Hari” dan “Cicilan”. Sebab, fitur Pinjaman Tunai di aplikasi Kredivo hanya tersedia khusus bagi pengguna Cicilan. Selamat mencoba!  

Artikel Terkait

Previous
Next Post »