Berita Dunia Terkini Mantan Biksu Thailand Mendapat Vonis Penjara

September 05, 2018

Berita dunia terkini dari matamatapolitik kali ini mengetengahkan kasus seorang mantan biksu yang diganjar hukuman penjara lebih dari 1 abad. Mantan biksu asal Thailand ini adalah Wirapol Sukphol yang pernah terkenal dengan kehidupan mewahnya, yang bertentangan dengan ajaran hidup biksu Budha.

Berita dunia terkini juga melansir dari Channel News Asia, bahwa Wirapol mendapat hukuman akibat terbukti bersalah kedapatan melakukan tindak penipuan, pencucian uang, penyeludupan harimau  yang sudah diawetkan, baik secara utuh maupun kulit dan bagian tubuh tertentu dari hewan ini, serta melakukan hubungan seksual dengan gadis di bawah umur.

Mantan biksu yang memiliki nama biara Luang Pu Nenkham ini pernah menghebohkan publik Thailand berkat video YouTube-nya di tahun 2013. Di video itu tampak jelas Wirapol berada di dalam jet pribadi dengan membawa tas Louis Vuitton, dan mengenakan kacamata mewah. Video itu memantik kemarahan rakyat Thailand karena dianggap mencederai ajaran dan nilai-nilai hidup biksu Budha. Ia pun terusir dari biara dan menetap di Amerika Serikat , sebelum akhirnya kembali ke Thailand pada Juli 2017 lewat proses ekstradisi.

Meskipun mendapatkan vonis 114 tahun hukuman penjara, Wirapol “hanya” akan menghabiskan masa hidupnya dalam bui selama 20 tahun saja. Sesuai dengan undang-undang hukum Thailand, bahwa maksimal masa tahanan terpidana adalah 20 tahun.

Menipu Donatur

Pengadilan Thailand memutuskan Wirapol bersalah dalam hal penipuan dan penyelewengan dana sumbangan masyarakat. Dia menipu dengan menggunakan klaim memiliki kekuatan khusus yang akhirnya memperdaya para pengikutnya untuk terus memberikan donasi. Di mana donasi-donasi tersebut dipergunakannya untuk membiayai gaya hidup mewahnya. Aparat hukum menemukan fakta bahwa Wirapol memiliki sejumlah rekening bank yang tersebar, yang jika ditotal mencapai USD 700.000 atau sekitar Rp 10 miliar. Belum termasuk barang-barang pribadi seperti mobil-mobil mewahnya.
Saat ini sudah ada 29 penyumbang yang telah mengajukan gugatan ganti rugi kepada pengadilan. Yang dikabulkan dan mengharuskan Wirapol melakukan pengembalian sebesar 29 juta Baht, atau sekitar Rp 12 miliar.
Tak lepas dari kasus pencucian uang tersebut, Wirapol juga sedang menghadapi tuntutan tentang kasus lain soal penculikan dan hubungan di bawah umur seorang gadis. Putusan pengadilan baru akan jatuh bulan Oktober mendatang.
Ikuti terus berita dunia terkini langsung dari situs terpercaya matamatapolitik.com untuk update terbaru dan terdepan berita-berita dunia internasional.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »