Inisiatif RGE Menyalurkan Listrik Untuk Masyarakat Disambut Baik

August 14, 2018
Kepedulian sosial RGE memang sangat besar. Salah satu bukti kepedulian sosial dari Royal Golden Eagle yang berdiri di tahun 1973 dengan nama awal Raja Garuda Mas yaitu dengan membantu menyalurkan listrik untuk masyarakat setempat. Alhasil RGE turut berkontribusi memecahkan masalah kelistrikan negeri Indonesia melalui cara – caranya. 

Salah satu cara yang dilakukan oleh RGE untuk dapat membantu menyalurkan listrik untuk masyarakat adalah dengan membangun PLTBg untuk menyalurkan listrik. Semua ini dilakukan tentu sejalan dengan prinsip 5C pemimpin RGE yaitu Sukanto Tanoto yang ingin memberikan yang terbaik untuk komunitas masyarakat,  negara, iklim, pelanggan dan perusahaan. Karena itu dukungan pemerintah tentu sangat diharapkan. 



Inisiatif RGE Menyalurkan Listrik Untuk Masyarakat 

Inisiatif RGE dalam menyalurkan listrik untuk masyarakat dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satu cara dalam menyalurkan listrik untuk masyarakat setempat adalah dengan mendirikan PLTBg atau Pembangkit Listrik Tenaga Bio Gas. 

Cara ini dilakukan sebagai inisiatif terbaik agar tidak ada limbah yang terbuang sia – sia. Limbah dari pengolahan pabrik akan dijadikan sebagai bio gas yang nantinya dialirkan sebagai tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik bagi perusahaan dan sisanya akan dialirkan untuk memenuhi pasokan listrik bagi masyarakat setempat. Cara ini dilakukan juga oleh RGE sebagai bentuk dukungan pihak swasta kepada pemerintah. 

Pembangkit listrik tenaga Bio Gas yang dicanangkan oleh RGE tentunya memanfaatkan sesuatu dan yang dimanfaatkan menjadi suatu energi untuk membangkitkan listrik adalah limbah perusahaan. Energi yang dihasilkan dari limbah produksi perusahaan dibawah naungan RGE ini juga ditengarai ramah lingkungan. Energi biogas bahkan bisa dibilang jauh lebih aman jika dibandingkan dengan energi fosil. Lebih baik juga karena energi ini merupakan sebuah energi terbarukan yang tidak bisa habis seperti bahan bakar fosil yang selama ini digunakan. 

Dengan pemberlakukan ini sangat diharapkan oleh berbagai pihak, RGE dapat turut serta mencanangkan sumber energi baru yang lebih ramah sehingga energi fosil konsumsinya dapat lebih ditekan. Sebagai contoh, di APRIL energi yang berasal dari bahan bakar biogas kini benar – benar mendominasi. Jumlahnya sendiri sudah mencapai angka sekitar 85% dari semua total energi yang sudah digunakan. Alhasil energi fosil yang digunakan saat ini juga hanya tersisa kurang lebih sekitar 15% saja akan tetapi APRIL masih memiliki tekad untuk benar – benar menghapusnya dan secara murni menghapusnya. Karena itu ada pencanangan untuk pembuatan semakin banyak PTLBg untuk pengoperasian perusahaan dibawah naungan RGE sampai tahun 2020 nanti. Karenanya dana yang bahkan nilainya sampai triliunan digelontorkan oleh Sukanto Tanoto dalam hal tersebut.

Tentunya semua arahan dari Sukanto Tanoto termasuk pembuatan PLTBg sampai 2020 sebagai pimpinan disambut dengan sangat baik oleh RGE. Hal tersebut lantas terbukti nyata dari kontribusi RGE terhadap upaya pengadaan listrik yang tidak hanya baik bagi perusahaan melainkan juga masyarakat dan negara yang tentu tidak boleh dipandang remeh. 

Untuk masyarakat, listrik dari perusahaan RGE dialirkan setelah APRIL Group bekerjasama dengan pemerintah dan PLN untuk menyalurkannya. Kini sisa – sisa operasional perusahaan berupa listrik biogas sudah dapat dialirkan sepenuhnya ke masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah perusahaan RGE. Tentu suatu perkembangan yang baik dan jumlah rumah yang akan dialiri listrik sisa operasional diharapkan akan semakin ditingkatkan lagi dari tahun ke tahunnya.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »