Nikmatnya Menghabiskan Waktu Sehari Keliling San Francisco

January 19, 2019



San Francisco rasanya tak pernah jadi kota yang biasa saja. Setiap kali berkunjung ke kota di pesisir barat Amerika Serikat ini, Anda akan selalu bisa merasakan sensasi petualangan lengkap. Sensasi kehidupan perkotaan, keanekaragaman etnis yang menyebar di berbagai penjuru, keindahan alamnya, hingga ramainya gelandangan bakal membuatmu berdecak antara kagum atau heran.

Pengalaman itu sudah tentu setimpal dengan cukup beratnya perjalanan yang mesti ditempuh untuk mencapai San Francisco. Dari Jakarta, setidaknya Anda harus terbang hingga lebih dari 16 jam, dengan total perjalanan bisa lebih dari 18 jam.

Perlu trik khusus supaya perjalanan sepanjang ini bisa tetap nyaman dan tidak menguras energi. Salah satunya adalah dengan memilih maskapai penerbangan yang punya layanan premium, seperti Cathay Pacific. Maskapai yang satu ini biasanya mengambil jalur timur dengan transit di Hongkong, sehingga dapat mencapai San Francisco lebih cepat. Selain itu, Anda bisa nyaman beristirahat karena ruang kaki di setiap kursi pesawatnya dirancang lebih luas.

Sesampainya di San Francisco, mulailah perjalanan Anda di kota ini  dengan melipir ke pinggiran kota untuk menemukan akomodasi yang cukup murah. Rata-rata akomodasi tersebut berbentuk hostel yang memang ditujukan untuk para backpacker. Salah satu area yang bisa kamu coba adalah di Jalan Broadway, North Beach yang masih strategis untuk berkeliling.
Kemudian setelah menemukan penginapan di sana, kamu bisa mulai mengoptimalkan satu hari untuk menikmati macam-macam hal menarik di San Francisco.

1. Mulai pagi Anda dengan sarapan di pelabuhan

Bagunlah pagi-pagi, sekitar jam 7 waktu setempat untuk mulai menikmati hari. Kemudian carilah angkutan untuk menuju ke Pier 39 atau The Embarcadero. Di antara dua tempat tersebut, Anda bisa menemukan sebuah toko bernama Boudin Bakery & Café yang buka antara jam 8 atau 9 pagi. Ini merupakan salah satu toko tertua yang sudah berdiri sejak 1849.

Di toko tersebut, pesanlah menu Clam Chowder dan minuman apapun yang Anda sukai. Clam Chowder ini merupakan sup kerang dengan tekstur creamy dan gurih; disajikan menggunakan roti sour dough sebagai wadahnya. Porsinya sangat mengenyangkan dan memberikan cukup energi untukmu berkeliling kota seharian.

2. Berkeliling santai seputar Fisherman’s Wharf

Saat sarapan di Boudin Bakery & Café sebenarnya Anda sudah berada di kawasan Fisherman’s Wharf. Maka setelah menghabiskan menu pilihan Anda dan duduk sejenak, cobalah untuk berjalan-jalan di sekitar. Tempat ini begitu luas dan punya macam-macam daya tarik.

Jika Anda memilih Bouding Bakery & Café di Pier 39, maka cobalah untuk berjalan ke arah utara pelabuhan. Pada satu sudut, tepatnya yang menghadap ke barat, Anda bisa melihat sekumpulan anjing laut yang bermain dan bersantai di deck yang mengapung di laut.
Setelah puas melihat dan memotret anjing laut itu, Anda bisa lanjutkan ke Museum Madam Tussaud di Jefferson Street. Lokasinya tepat di belakang Boudin Bakery & Café The Embarcadero, yang sebenarnya masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Museum berisi koleksi patung lilin ini buka mulai jam 10 pagi.

3. Menikmati dan belanja coklat

Setelah puas berkeliling Fisherman’s Wharf, lanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum ke North Point Street. Di sini Anda bisa mengunjungi bekas pabrik coklat Ghirardelli yang sudah disulap menjadi museum sekaligus restoran.

Walau disebut bekas pabrik, sebenarnya sudah tidak ada alat-alat produksi atau hal sejenis yang diletakkan di sini. Namun, Anda bisa menikmati berbagai sajian dessert berbahan coklat di sini, atau melipir ke restoran-restoran lain di sekelilingnya untuk makan siang.

Pendirinya pabrik coklat tersebut adalah seorang pendatang asal Italia, yaitu Domenico Ghirardelli. Dia mendirikan Ghirardelli Chocolate Company di San Francisco di sekitar tahun 1852. Kini merek coklat itu terkenal sebagai salah satu merek coklat tertua di Amerika Serikat.

4. Lanjutkan perjalananmu ke Lombard Street

Setelah makan siang, lanjutkan perjalananmu menggunakan angkutan ke Hyde Street. Kemudian berjalanlah menuju ke Lombard Street. Lokasi tujuanmu adalah sebuah jalanan curam yang sangat terkenal di kota ini.

Kamu bisa memotretnya dari sisi Hyde Street, yang ada di bagian atas, untuk memperlihatkanbetapa curam jalanan tersebut. Apalagi ditambah dengan 5 tikungan yang disebut-sebut sebagai yang paling tajam di dunia.

5. Tutup dengan Cable Car Museum atau Chinatown

Setelah puas memotret di sekitar tikungan legendaris Lombard Street, naiklah Cable Car di halte Hyde St & Lombard St. Tujuan berikutnya adalah Cable Car Museum yang menyajikan berbagai sejarah terkait kendaraan khas San Francisco itu, atau menjelajah Chinatown yang sangat kental dengan nuansa Tiongkok.

Bila memilih Cable Car Museum, maka Anda bisa melihat beberapa kereta kabel tua di sana lengkap dengan cerita-cerita bersejarah yang mungkin menarik. Museum ini pun bisa Anda masuki gratis, dan buka mulai jam 10 pagi hingga 3 sore.

Pilihan selanjutnya, turunlah di halte Powell St & Bush St lalu berjalan kaki sekitar 300 meter ke arah timur. Anda akan menemukan Dragons Gate, yaitu sebuah gapura besar dengan ornamen naga dan desain genteng warna hijau.

Gerbang tersebut merupakan penanda pintu masuk ke kawasan Chinatown, salah satu bagian San Francisco yang dihuni warga lokal asal Tiongkok. Sesuai dengan namaya Anda akan menemukan berbagai toko kebutuhan sehari-hari, tempat beribadah dan serta bangunan yang memiliki desain gaya Tiongkok di sana. Di sini, Anda bisa berfoto-foto atau sekadar berjalan kaki menikmati betapa kontrasnya suasana di wilayah ini dengan wilayah lain dalam kota. Kemudian pulanglah setelah lelah berkeliling.

Tentu saja semua itu baru segelintir petualangan di San Francisco. Anda akan butuh lebih banyak waktu untuk bisa menjelajahi bagian lain yang sangat luas dan menarik, seperti Golden Gate. Bagaimana, apakah Anda sudah tidak sabar ingin mulai bertualang? 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »